History

77 views

Teori Humanistik Bab 5

A. Belajar Dalam Pandangan Humanistik Psikologi humanistic lahir untuk menjawab berbagai pertanyaan tentang kesadaran pikiran, kebebasan kemauan, martabat, manusia, kemampuan untuk berkembang dan kapasitas refleksi diri.Teori Humanistik memandang
of 2
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Tags
Transcript
   NURI TRIHASTI MIRANDA 201710070311049 TEORI BELAJAR HUMANISTIK Husamah,Pantiwati Y, Restian A,& Sumarsono P 2018 Belajar dan Pembelajaran, Malang: Universitas Muhammadiyah Malang. A. Belajar Dalam Pandangan Humanistik Psikologi humanistic lahir untuk menjawab berbagai pertanyaan tentang kesadaran pikiran, kebebasan kemauan, martabat, manusia, kemampuan untuk  berkembang dan kapasitas refleksi diri.Teori Humanistik memandang bahwa proses  belajar harus dimulai dan situjukan untuk kepentingan memanusiakan manusia itu sendiri. Oleh sebab itu, teori humanistic bersifat lebih abstrak dan lebih mendekati bidang kajian filsafat, teori kepribadian, dan psikoterapi, dari pada bidang psikologi belajar. Teori humanistic lebih banyak berbicara tentang konsep pendidikan untuk memebentuk manusia yang dicita-citakan, serta tentang proses belajar dalam bentuknya yang paling ideal. B. Pandangan Abraham Maslow (Kepribadian Humanistik) 1. Pandangan dasar kepribadian dan perkembangan Teori kepribadian humanistic dipelopori oleh Abraham Maslow yang juga disebut sebagai bapak dari teori ini. Menurut Koeswara (1991) konsep teori ini bersumber dari salah satu aliran filsafat modern, yaitu eksistensialisme. Aliran ini menyatakan bahwa setiap individu memiliki kebebasan untuk memilih, menentukan tindakannya dan nasibnya sebagai konsekuensi atas eksistensinya. Dalam teori ini Maslow mengemukakan  beberapa faktor yang menyebabkan manusia itu gagal untuk berkembang dan tumbuh, : a.    Naluri manusia cenderung lemah  b.   Kebudayaan barat memiliki kecenderungan kuat untuk takut pada naluri-naluri dan memandang semua naluri bersifat kebinatangan serta hina. c.   Pengaruh negatif kebutuhan akan rasa aman dan perlindungan yang rendah itu ternayata kuat. d.   Kecenderungan pada orang dewasa untuk meragukan e.   Lingkungan budaya dapat menghambat perkembangan manusia f.   Banyak individu yang diam dengan masa lalunya. 2. Teori Hierarki kebutuhan maslow  Teori Hirarki didasarkan pada dua asumsi yaitu : 1) suatu usaha yang positif untuk  berkembang 2) kekuatan untuk melawan atau menolak perkembangan itu (Utomo, 2007). C. Pandangan Carl Rodgers Terhadap Belajar Teori Carl Rodgers merupakan salah satu teori belajar yang menekankan perlunya sikap saling menghargai dan tanpa prsangka membantu individu mengatasi masalah kehidupannya. Rodgers meyakini bahwa siswa sebenarnya memiliki jawaban atas  permasalahan yang dihadapinya dan tugas guru hanya membimbing siswa menemukan  jawaban yang benar. D. Pandangan Kolb Terhadap Belajar 1.  Experiental Learning Theory Kolb mnedefinisikan belajar sebagai proses dimana pengetahuaan diciptakan melalui transformasi pengalaman. Pengetahuan dianggap sebagai perpaduan antara memahami dan mentransformasi pengalaman. E. Pandangan Honey dan Mumford Terhadap Belajar Berdasarkan Teori Kolb, Honey dan Mumford menggolongkan orang yang belajar ke dalam empat macam atau golongan, yaitu kelompok aktivis, golongan reflector, kelompok teoritis dan golongan pragmatis. F. Pandangan Habermas Terhadap Belajar Menurut Budiningsih (2012), Habernas berpendapat bahwa belajar baru akan terjadi jika ada interaksi antara individu dengan lingkungannya. Lingkungan belajar disini yang dimaksud adalah lingkungan alam maupun social, karena kesuanya tidak dapat dispisahkan. G. Pandangan Bloom dan Krathwohl 1. Taksonomi Bloom Pada Teori ini Bloom dan Kratwhol menekannkan perhatiannya pada apa yang mesti dikuasai oleh individu (sebagai tujuan belajar), setelah melalui peristiwa-peristiwa belajar (Budiningsih,2012). Taksonomi Bloom merupakan struktur Hierarki yang mengidentifikasikan skills mulai dari tingkat rendah hingga tinggi. 2. Revisi Taksonomi Bloom Tim ahli psikologi yang dipimpin Anderson dan sosniak di tahun 1990-an mengkaji kembali Taksonomi Bloom dan menyusun kembali ( update )   taksonomi Bloom pada ranah kognitif yang dipandang relevan untuk abad-21.
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks