Research

44 views

JURNAL BELAJAR pertemuan ke 6

Berbeda dengan teori-teori terdahulu, teori Revolusi Sosio-Kultural merupakan suatu konseps yang menempatkan budaya (kultur) menjadi bagian tak terpisahkan dalam proses pembelajaran. Teori Revolusi Sosio-Kultural mengandaikan bahwa siswa hadir dalam
of 2

Please download to get full document.

View again

All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Tags
Transcript
  JURNAL BELAJAR BELAJAR DAN PEMBELAJARAN PERTEMUAN KE-6 1.   IDENTITAS JURNAL  Nama : INDRAWAN PRASETYO  NIM : 201710070311056 Dosen : HUSAMAH,S.Pd, M.Pd Kelas : BIOLOGI II-B Pertemuan : KE-6 ( 20 April 2018 ) Topik : Teori Belajar Revolusi Sosio-Kultural 2.   KONSEP PENTING YANG DIPELAJARI Berbeda dengan teori-teori terdahulu, teori Revolusi Sosio-Kultural merupakan suatu konseps yang menempatkan budaya (kultur) menjadi bagian tak terpisahkan dalam proses  pembelajaran. Teori Revolusi Sosio-Kultural mengandaikan bahwa siswa hadir dalam  pembelajaran yang tidak kosong realitas. Setiap individu memiliki pengalaman unik dalam  pergulatan sosiao kulturalnya. Kebudayaan sebagai hasil pola hubungan dan interaksi masyarakat yang telah disepakati, dianut, dijalankan, dipertahankan, dan berlangsung secara kontinyu, oleh sekelompokn masyarakat tertentu, memiliki pengaruh signifikan terhadap corak pendidikan dan keberhasilan dalam mencapai tujuan pendidikan. Menurut teori Bandura, dalam pembelajaran imitatif ditemukan fakta bahwa pembelajar cenderung menunjukkan perilaku meniru tindakan model yang dilihatnya. Teori Edward Burnett Tylor menganut cara berfikir evolusionisme yang berpendapat bahwa asalo mula religi adalah adanya kesadaran manusia akan adanya jiwa yang disebabkan oleh dua hal yaitu perbedaan yang tampak pada manusia antara hal-hal yang hidup dengan hal-hal yang mati, dan  peristiwa mimpi. 3.   KONSEP YANG BELUM DIPAHAMI Pada jaman modernisasi ini, kebanyakan orang menganggap adat istiadat yang ada dalam budaya masyarakat hanya sebagai mitos dan kuno, lalu apakah teori Tylor masih dapat diterapkan pada jaman ini? Sedangkan jaman sekarang lebih banyak yang menyukai  budaya barat dibanding budaya sendiri.  4.   IDENTIFIKASI MASALAH/ATAU PERTANYAAN BESERTA PEMECAHANYA Penekanan aspek kebudayaan masyarakat dalam teori belajar revolusi sosio-kultural memiliki alasan yang kuat. Kebudayaan sebagai hasil pola hubungan dan interkasi masyarakat yang telah disepakati, dianut, dijalankan, dipertahankan, dan berlangsung secara kontinyu, oleh kelompok tertentu, memiliki pengaruh signifikan terhadap corak pendidikan keberhasilan dalam mencapai tujuan pendidikan. Setiap orang memiliki pandangan yang  berbeda dalam memandang budaya, kebudayaan harus selalu kita terapkan dalam kehidupan dan pendidikan agar bangsa tidak kehilangan jati dirinya. 5.   KEGIATAN PEMBELAJARAN Kegiatan pembelajaran dikelas dilakukan secara kondusif dan siswa diberi kesempatan untuk berdiskusi. Namun ada penjelasan yang kurang jelas dan kurang begitu tepat sehingga harus disempurnakan oleh pembimbing. 6.   REFLEKSI DIRI Setelah saya mempelajario teori Revolusi Sosio-Kultural, saya harus menjaga dan melestarikan budaya bangsa agar kita sebagai rakyat Indonesia tidak kehilangan jatidiri. Dalam pendidikan juga perlu di terapkan unsur budaya, karena semakin majunya jaman, generasi muda lebih suka budaya asing sehingga budaya sendiri terlupakan.
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks