Draft yosua 1

Draft yosua 1
of 17
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Tags
Transcript
   Nama : Yosua Febry Valentino  NPM : 1204100186 E-mail : yosuavalent@yahoo.com 081397825710 Dosen Pembimbing : Endri Listiani PENGARUH TAYANGAN IKLAN LAYANAN MASYARAKAT TERHADAP SIKAP MASYARAKAT DALAM CARA PENGGUNAAN LISTRIK STUDI TERHADAP IKLAN LAYANAN MASYARAKAT DARI PT. PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA (PLN) TERHADAP SIKAP PENGGUNAAN LISTRIK MASYARAKAT SEKITAR BANDUNG WETAN Abstrak Dengan keterbatasan suplai energi dari pemerintah, PT. PLN dihimbau untuk sedikit membantu mengurangi beban perusahaan negara dalam memenuhi kebutuhan listrik dan juga mengurangi beban materi rumah tangga dengan memangkas biaya listrik. Oleh karena itu mereka mambuat iklan layanan masyarakat, yang temanya ―hemat listrik‖. Iklan masyarakat bertujuan untuk penyampaian pesan sosial yang bermanfaat untuk keselarasan hidup manusia dengan lingkungannya. Dalam penelitian ini saya akan mengkaji teori tentang komunikasi massa, media massa serta prilaku konsumen. Penelitian ini dilakukan diwilayah Bandung Wetan, Jawa Barat dalam periode yang belum ditentukan. Dari penelitian ini saya ingin meneliti iklan masyarakat tentang hemat listrik dan bagaimana tanggapan serta prilaku masyarakat setelah mengetahui iklan layanan tersebut.  Kata kunci: Komunikasi massa, media massa, periklanan dan prilaku konsumen I.   Pendahuluan 1.1.   Latar belakang Pada tahun 1972, sesuai dengan Peraturan Pemerintah No.17, status Perusahaan Listrik Negara (PLN) ditetapkan sebagai Perusahaan Umum Listrik Negara dan sebagai Pemegang Kuasa Usaha Ketenagalistrikan (PKUK) dengan tugas menyediakan tenaga listrik bagi kepentingan umum. Seiring dengan kebijakan Pemerintah yang memberikan kesempatan kepada sektor swasta untuk bergerak dalam bisnis penyediaan listrik, maka sejak tahun 1994 status PLN beralih dari Perusahaan Umum menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) dan juga sebagai PKUK dalam menyediakan listrik bagi kepentingan umum hingga sekarang. Dengan perkembangan yang semakin pesat, PLN mulai mencari solusi untuk penghematan energi. Salah satu caranya adalah dengan membuat iklan layanan masyarakat guna menghemat listrik. Iklan layanan masyarakat adalah iklan yang menyajikan pesan-pesan sosial yang  bertujuan untuk membangkitkan kepedulian masyarakat terhadap sejumlah masalah yang harus mereka hadapi, yakni kondisi yang bisa mengancam keselarasan dan kehidupan umum. Karena itu tujuan dari penelitian saya ini adalah mencari hubungan serta pengaruh dari iklan layanan masyarakat, terhadap prilaku penggunaan listrik di masyarakat. 1.2.   Rumusan masalah 1.   Bagaimana pemaknaan iklan layanan masyarakat untuk hemat listrik  pada masyarakat Bandung Wetan, Jawa Barat.  2.   Bagaimana iklan layanan masyarakat dapat mempengaruhi prilaku  penggunaan listrik dikawasan Bandung Wetan, Jawa Barat. 1.3.   Tujuan penelitian 1.   Mengetahui bagaimana pemaknaan iklan layanan masyarakat untuk hemat listrik pada masyarakat Bandung Wetan, Jawa Barat. 2.   Mengetahui bagaimana iklan layanan masyarakat dapat mempengaruhi  prilaku penggunaan listrik dikawasan Bandung Wetan, Jawa Barat. 1.4.   Manfaat Penelitian Hasil penelitian ini untuk mengetahui keefektifan dari iklan, dan dapat dimanfaatkan untuk bahan evaluasi tentang bagaimana iklan layanan masyarakat, agar lebih efektif dan lebih mudah mempengaruhi prilaku masyarakat sekita Bandung Wetan. II.   Tinjauan pustaka 2.1.   Kerangka teori 2.1.1.   Komunikasi Menurut Onong Uchjana Effendy komunikasi adalah proses  penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberitahu, mengubah sikap, pendapat, atau perilaku, baik secara lisan (langsung) ataupun tidak langsung (melalui media). Analisis Pengertian Komunikasi Dan 5 (Lima) Unsur Komunikasi Menurut Harold Lasswell Sat, 10/11/2007 - 6:54pm  —   Rejals Analisis Definisi Komunikasi Menurut Harold Lasswell.  Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan siapa? mengatakan apa? dengan saluran apa? kepada siapa? dengan akibat atau hasil apa? (who? says what? in which channel? to whom? with what effect?). (Lasswell 1960). Analisis 5 unsur menurut Lasswell (1960): 1.   Who? (siapa/sumber). Sumber/komunikator adalah pelaku utama/pihak yang mempunyai kebutuhan untuk berkomunikasi atau yang memulai suatu komunikasi,bisa seorang individu,kelompok,organisasi,maupun suatu negara sebagai komunikator. 2.   Says What? (pesan). Apa yang akan disampaikan/dikomunikasikan kepada penerima(komunikan),dari sumber(komunikator)atau isi informasi.Merupakan seperangkat symbol verbal/non verbal yang mewakili perasaan,nilai,gagasan/maksud sumber tadi. Ada 3 komponen pesan yaitu makna,symbol untuk menyampaikan makna,dan bentuk/organisasi pesan. 3.   In Which Channel? (saluran/media). Wahana/alat untuk menyampaikan pesan dari komunikator(sumber) kepada komunikan(penerima) baik secara langsung(tatap muka),maupun tidak langsung(melalui media cetak/elektronik dll). 4.   To Whom? (untuk siapa/ penerima). Orang/ kelompok/ organisasi/ suatu negara yang menerima pesan dari sumber.Disebut tujuan(destination)/pendengar(listener)/khalayak(audience)/komunik an/penafsir/penyandi balik(decoder). 5.   With What Effect? (dampak/efek). Dampak/efek yang terjadi pada komunikan(penerima) setelah menerima pesan dari sumber,seperti  perubahan sikap,bertambahnya pengetahuan, dll. Contoh: Komunikasi antara guru dengan muridnya. Guru sebagai komunikator harus memiliki pesan yang jelas yang akan disampaikan kepada murid atau komunikan.Setelah itu guru juga harus menentukan saluran untuk berkomunikasi baik secara langsung(tatap muka) atau tidak  langsung(media).Setelah itu guru harus menyesuaikan topic/diri/tema yang sesuai dengan umur si komunikan,juga harus menentukan tujuan komunikasi/maksud dari pesan agar terjadi dampak/effect pada diri komunikan sesuai dengan yang diinginkan. Kesimpulan: Komunikasi adalah pesan yang disampaikan kepada komunikan(penerima) dari komunikator(sumber) melalui saluran-saluran tertentu baik secara langsung/tidak langsung dengan maksud memberikan dampak/effect kepada komunikan sesuai dengan yang diingikan komunikator.Yang memenuhi 5 unsur who, says what, in which channel, to whom, with what effect. 2.1.2.   Komunikasi massa Menurut Tan dan Wright, (dalam Liliweri, 1991), Komunikasi Massa adalah bentuk komunikasi yang menggunakan saluran (media) dalam menghubungkan komunikator dan komunikan secara massal, berjumlah  banyak, bertempat tinggal yang jauh (terpencar), sangat heterogen dan menimbulkan efek tertentu. Sedangkan Bittner menjelaskan pengertian komunikasi massa sebagai pesan yang dikomunikasikan melalui media massa pada sejumlah besar orang. Definisi yang lebih mudah dimengerti dikemukakan oleh Jalaludin Rakhmat, yang mengartikan komunikasi massa sebagai jenis komunikasi yang ditujukan kepada sejumlah besar khalayak yang tersebar, heterogen dan anonim melalui media cetak atau elektronik sehingga pesan yang sama dapat diterima secara serentak dan sesaat. (dalam Karlinah, dkk, 1999). 2.1.2.1.   Unsur-unsur komunikasi massa Unsur  –   unsur yang terkandung pada komunikasi massa tidak  berbeda dengan unsur pada komunikasi secara umumnnya. Dalam komunikasi massa juga terkandung unsur source atau komunikator,
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks