Design

49 views

METODE ILMIAH

METODE ILMIAH
of 1
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Tags
Transcript
  METODE ILMIAH Kelompok: Erwin Dwi Permana (13080694051) Anang Wahyu Santosa (13080694061) Bayu Saputro U. (13080694095) Mata Kuliah: Ilmu Alamiah Dasar    Rumusan Masalah: Bagaimana Pengaruh Bakteri terhadap fermentasi susu?    Hipotesis: Susu yang mengalami fermentasi akan berubah menjadi lebih kental dan masam atau disebut  juga yoghurt.    Variabel Manupulasi: Bakteri    Variabel Respon: fermentasi susu    Variabel Kontrol: Jenis bakteri, jenis susu, intensitas suhu panas    Definisi Operasional a.   Bakteri yang digunakan seperti Bifidobacterium sp., Lactobacillus sp. atau bakteri Streptococcus thermophilus dan Lactobacillus bulgaricus.  b.   Susu yang digunakan yaitu susu murni dan segar. c.   Susu dipanaskan sampai suhu 90 °C dan selalu diaduk supaya proteinnya tidak mengalami koagulasi. Pada suhu tersebut dipertahankan selama 1 jam. d.   Setelah suhu turun sekitar 37-45 °C maka dilakukan inokulasi / penambahan bakteri ke dalam susu tersebut sejumlah 50 - 60 ml/liter susu. Penambahan bakteri dilakukan dengan teknik aseptic (di dekat api). e.   Setelah ditambah bakteri, selanjutnya disimpan pada ruangan hangat (30-40 °C), dalam keadaan tertutup rapat selama 3 hari. f.   Tahap selanjutnya adalah filtrasi. Hal ini dilakukan untuk memisahkan bagian yang padat / gel dengan bagian yang cair. Bagian yang padat inilah yang siap dikonsumsi (yoghurt). Bagian yang cair berisi bakteri Lactobacillus sp yang dapat digunakan untuk menginokulasi susu yang segar.
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks